Jenis/ Golongan SIM Dan Penggunaannya

Surat Ijin Mengemudi atau yang biasa disebut dengan SIM merupakan perlengkapan wajib yang harus dimiliki oleh pengendara kendaraan bermotor, baik itu roda dua maupun roda empat. Bagi yang sudah memiliki SIM, tentu tak akan merasa was-was saat menggunakan kendaraan dijalan raya, karena tidak takut lagi kalau sewaktu-waktu ada operasi lalu lintas. Tapi, bagi yang belum memiliki SIM tentu akan merasa kuatir, sebab kalau sampai kena operasi lalu lintas, pasti akan kena tilang.
SIM A / img: oto.detik.com
Untuk SIM sendiri terdiri dari beberapa golongan, tergantung dari jenis kendaraan yang digunakan. Berikut ini adalah penggolongan jenis SIM dan penggunaannya:
  • Golongan SIM A. Diperuntukkan bagi pengendara kendaraan bermotor dengan berat yang diperbolehkan tidak lebih dari 3.500 kg.
  • Golongan SIM B I. Untuk kendaraan bermotor dengan berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kd.
  • Golongan SIM B II. Untuk kendaraan bermotor yang menggunakan kereta tempelan dengan berat yang diperbolehkan lebih dari 1.000 kg.
  • Golongan SIM C. Diperuntukkan bagi para pengemudi kendaraan bermotor roda dua (sepeda motor).
  • Golongan SIM D. Diperuntukkan bagi pengendara kendaraan bermotor khusus bagi difabel (penyandang cacat).
Dengan mengetahui golongan SIM dan peruntukkannya, tentunya kita tidak bisa sembarangan menggunakan SIM. Jangan salah, karena satu golongan SIM tidak bisa digunakan untuk banyak jenis kendaraan, ada peruntukkan masing-masing golongan. Bagaimana, apakah Anda sudah punya Surat Ijin Mengemudi?

3 komentar

ane baru punya sim C gan, untuk izin naik sepeda motor di jalan raya, ane pengen bisa setir mobil pribadi, kira-kira cocok nya ane bikin sim A atau B ya gan :)

Reply

sama, saya juga baru punya SIM C :)

Reply

bagus gan informasi nya, ane jadi agak paham sama jenis jenis sim gan, makasih banyak gan

Reply

Posting Komentar