Panca Indera ~ Alat Indera Pada Manusia

Manusia dibekali dengan kelebihan di bandingkan dengan mahluk ciptaan Tuhan yang lain. Manusia lebih peka terhadap rangsang, oleh karena itu maka manusia memiliki organ tubuh atau alat yang berfungsi untuk menerima rangsangan dari luar yang biasa di sebut sebagai alat indera. Pada normalnya, manusia memiliki lima alat indera, yang biasa kita sebut dengan Panca Indera.

Ke lima indera (panca indera) pada manusia tersebut adalah:
  1. Mata sebagai indera penglihat
  2. Telinga sebagai indera pendengar
  3. Hidung sebagai indera pencium
  4. Lidah sebagai indera pengecap
  5. Kulit sebagai indera peraba
Sangat beruntung manusia yang memiliki panca indera yang berfungsi normal, karena dalam kenyataannya banyak ditemui orang yang memiliki keterbatasan. Kebutaan, bisu, tuli, merupakan beberapa contoh saat indera manusia tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Semoga kita dianugerahi dengan indra yang sempuna, dan senantiasa bersyukur atas apa yang telah dianugerahkan oleh TUHAN kepada kita tersebut. Amin..
Pendukung Tumbuh Kembang Panca Indera Anak
Sumber Gambar: www.freedigitalphotos.net
**********

Pendukung Tumbuh Kembang Panca Indera Anak

Seorang anak akan belajar dan mengingat dari pengalaman yang mereka alami, dan pengalaman tersebut bermula dari panca indera mereka. Anak mudah mengingat dan belajar lewat benda-benda yang dapat dilihat, dibaui, dipegang maupun dirasakan.

Perkembangan anak, utamanya saat masih bayi, harus dirangsang secara seimbang, baik itu perkembangan emosional, sosial, intelektual, dan moral. Oleh sebab itu, diperlukan media yang tepat untuk dapat merangsang kemampuan anak agar dapat berkembang secara optimal. Salah satu kegiatan belajar yang sangat menyenangkan bagi anak anak adalah bermain, karena saat anak merasa senang maka perkembangan mereka akan menjadi lebih optimal.

Baca juga: 5 Cara Mudah Untuk Memilih Durian yang Rasanya Enak

Fungsi panca indra anak dapat terangsang dengan baik dengan bermain, sistem saraf, kecerdasan, dan emosionalnya juga akan terstimulasi. Dengan demikian maka anak akan menjadi lebih mudah untuk mengenal lingkungan sekitarnya. Meskipun demikian, dalam memilih mainan untuk anak juga tidak boleh asal-asalan, pilih mainan yang terbuat dari bahan yang aman dan tidak berbahaya. Pilih mainan desuai dengan tingkat usia anak, dan tidak lupa pilih mainan yang mempunyai nilai pendidikan. Tidak lupa, dampingi anak saat bermain.

Poskan Komentar