Jangan Panik, Lakukan Hal Berikut Saat Mengalami Luka Tergores Pisau

Aktivitas memasak terbilang cukup sering dilakukan oleh para ibu rumah tangga, koki, maupun penghuni rumah lainnya. Untuk memasak, tak jarang mengharuskan untuk menggunakan benda-benda tajam untuk memotong sayur, buah, daging, dan bahan-bahan makanan lainnya. Pisau menjadi salah satu benda tajam yang umum digunakan untuk memotong berbagai bahan-bahan makanan di dapur. Menggunakan pisau terkadang jika tidak hati-hati, tanpa sengaja akan melukai jari-jari.
Ilustrasi. Gambar oleh Sabine van Erp dari Pixabay
Saat jari tergores pisau, rasa sakit tentu menjadi salah satu yang paling ditakuti. Tak sedikit orang yang panik saat berada di kondisi ini. Terlebih jika luka goresan pisau sangat dalam dan darah tak kunjung berhenti. Agar luka bisa tertangani dengan baik, hilangkan rasa panik dan cobalah untuk tenang. Anda bisa menggunakan perlengkapan P3K dan melakukan hal berikut ini:
  1. Menghentikan pendarahan dengan menekan pada bagian yang tergores pisau. Untuk luka yang terlalu dalam, lakukan penekanan yang selembut mungkin dan gunakan kain bersih untuk menghentikan pendarahan.
  2. Setelah darah berhenti, bersihkan bagian yang terluka di bawah air bersih mengalir dengan. Tujuannya untuk membersihkan kotoran yang mungkin masuk dari pisau yang telah melukai tersebut. Anda juga bisa menggunakan sabun untuk membersihkan luka, namun harus berhati-hati agar luka tidak terkena sabun dan menyebabkan iritasi. Untuk kotoran kecil-kecil yang menyelip pada luka, pergunakan pinset yang sudah disterilkan dengan alkohol terlebih dahulu untuk mengangkatnya.
  3. Mengoles bagian yang terluka dengan obat salep khusus. Anda bisa mengoleskan salep khusus untuk luka tergores pisau yang bisa dibeli di apotek-apotek. Jika nantinya ingin menggunakan kasa sebelum luka diplester, Anda bisa mencari obat luka tidak lengket di kasa.
  4. Menutup luka dengan plester atau perban.
Plester berfungsi untuk merekatkan bagian yang tergores tersebut agar tertutup kembali. Jika luka sudah menunjukkan tertutup, Anda bisa membuka plester atau perban dan membiarkan luka terkena udara. Hal ini akan membantu mempercepat proses penyembuhan pada luka jari terpotong pisau tersebut. Jika luka tidak menunjukkan kondisi yang membaik dan menunjukkan tanda-tanda, seperti luka memerah, terasa semakin sakit, terasa hangat, membengkak ataupun keluar lendir, maka segera bawa ke dokter.

Posting Komentar